Thursday, 13 May 2021

Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab Bertemu Jokowi

news24xx


Foto : https://jakartaglobe.id/Foto : https://jakartaglobe.id/
www.jualbuy.com

NEWS24.CO.ID - Menlu Inggris Dominic Raab akan mengadakan pembicaraan dengan Presiden Joko “Jokowi” Widodo dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi tentang berbagai masalah termasuk kudeta di Myanmar, pandemi Covid-19 dan perubahan iklim pada hari Rabu.

Raab juga akan mengumumkan rencana penyebaran Kelompok Tugas Serangan Kapal Induk Angkatan Laut Kerajaan ke wilayah tersebut di tengah meningkatnya ketegangan di Laut China Selatan yang dipicu oleh klaim teritorial China.

“Pengerahan Carrier Strike Group menandai dimulainya era baru kerja sama pertahanan. Dan Inggris berinvestasi dalam kemitraan jangka panjang sebagai kekuatan untuk kebaikan di kawasan ini, ”kata Raab dalam sebuah pernyataan.


Read More : Mengerikan, Orang India Mengolesi Tubuhnya Dengan Kotoran Sapi Dan Urine Demi Mengobati COVID-19

Carrier Strike Group akan dipimpin oleh HMS Queen Elizabeth dalam kunjungan perdananya ke wilayah tersebut.

Menurut Kedutaan Besar Inggris di Jakarta, Carrier Strike Group akan memberikan "kepastian dan keamanan yang nyata kepada teman dan sekutu kita, dan pencegahan yang kredibel bagi mereka yang berusaha merusak keamanan global".

Dalam kunjungannya ke Jakarta, Raab juga akan bertemu dengan Menteri Kesehatan Budi Sadikin untuk membahas pentingnya kerjasama internasional dalam kesiapsiagaan pandemi.

Kerja sama kesehatan bilateral mencakup telemedicine, penelitian melalui Newton Fund Inggris, dan pengurutan genom melalui Fleming Fund Inggris.



Read More : Nasib Hewan Jalanan Selama Pandemi, Hidup Kelaparan Hingga Mati Mengenaskan

“Kunjungannya memperkuat persahabatan yang sudah erat antara Inggris dan Indonesia. Ini adalah bukti awal dari keinginan Inggris untuk lebih fokus pada kawasan Indo Pasifik - dan pada hubungan kita dengan negara-negara seperti Indonesia, ”kata Owen Jenkins, Duta Besar Inggris untuk Indonesia.

Pada hari Kamis, Raab akan melanjutkan perjalanannya ke Asia Tenggara ke negara Persemakmuran dan ketua ASEAN saat ini, Brunei-Darussalam, untuk pertemuan tingkat tinggi yang membahas masalah perdagangan, iklim, dan keamanan.





Loading...