Monday, 19 Apr 2021

Survei SMRC: Pandemi COVID-19 Malah Tingkatkan Kepuasan Kinerja Jokowi

news24xx


Foto : VOIFoto : VOI

NEWS24.CO.ID - Lembaga survei Saiful Mujani Research Center (SMRC) merilis jajak pendapat terkait kepuasan kinerja Presiden Joko Widodo selama satu tahun pandemi COVID-19.

Alhasil, hingga Maret 2021, sebanyak 77 persen mayoritas mengaku puas dengan kinerja Jokowi. Sekitar 23 persen mengatakan mereka tidak puas. Sedangkan 0,6 persen tidak menjawab.

Direktur Eksekutif SMRC Sirojudin Abbas memaparkan tren kepuasan Jokowi selama setahun terakhir. Ia mengatakan, ada sedikit penurunan kepuasan Jokowi sebesar 3 persen dari 72 persen pada Maret 2020 menjadi 69 persen pada Oktober 2020.


Read More : Kartika Putri Sakit Hati Saat Richard Lee Tidak Hadiri Mediasi Ketiga

“Namun dari Oktober hingga Maret 2021 terjadi peningkatan yang cukup besar, dari 69 persen menjadi 77 persen. Jika kita lihat Januari 2019 hingga Maret 2021, kepuasan terhadap kinerja Presiden Jokowi meningkat,” ujar Sirojudin dalam presentasi survei virtual. , Kamis, 1 Apri.

Sementara itu dilansir dari VOI, ketidakpuasan publik terhadap kinerja Jokowi justru semakin menurun. Pada Januari 2019, kepuasan terhadap Jokowi mencapai 28 persen.

Kemudian, pada Maret 2020 tren ketidakpuasan menurun hingga 26 persen. Ketidakpuasan terhadap Jokowi meningkat pada Oktober 2020 sebesar 30 persen. Selanjutnya turun lagi pada Maret 2021 sebesar 22 persen.

“Jadi, kondisi ekonomi, kondisi politik, selama pandemi setahun terakhir ini belum berdampak negatif terhadap kepuasan terhadap kinerja Presiden Jokowi. Yang terjadi justru meningkat,” kata Sirojudin.

Sementara jika melihat kinerja pemerintah secara keseluruhan baik kementerian maupun lembaga, sebanyak 69 persen masyarakat merasa puas dengan kinerja pemerintah dalam menangani COVID-19. Kemudian, sebanyak 29,4 persen publik mengaku tidak puas, dan 1 persen tidak menjawab.



Read More : Hanya Dengan Rp 1,6 Juta, Anda Bisa Menjadi Pilot Garuda Indonesia

“Kalau kita lihat trennya dibanding Oktober memang ada peningkatan kepuasan penilaian kinerja pemerintah pusat yang terlibat penanganan COVID-19. Ada peningkatan dari 61 persen pada Oktober 2020. Ada yang 18 persen meningkat dalam 5 bulan terakhir, ”jelasnya.

Survei ini dilakukan pada periode 28 Februari hingga 8 Maret 2021. Survei dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan 1.220 responden yang dipilih secara acak. Margin of error survei ini diperkirakan sekitar 3,07 persen dan tingkat kepercayaan survei 95 persen.





Loading...