Sunday, 24 Jan 2021

Ini Analisis Cuaca BMKG di Indonesia

news24xx


Ilustrasi: InternetIlustrasi: Internet

NEWS24.CO.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan bahwa sirkulasi siklonik terpantau di Samudera Hindia barat Bengkulu dan di Laut Jawa selatan Kalimantan. 

Keadaan ini membentuk daerah pertemuan atau  perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang memanjang di perairan utara Aceh, mulai dari Sumatera Utara hingga perairan barat Bengkulu, di Selat Karimata bagian utara, Papua bagian barat hingga Maluku bagian selatan, serta dari Kalimantan Tengah hingga Selat Karimata bagian selatan. 



Read More : Doni Monardo Ungkap Dirinya Terpapar Covid-19 Saat Makan Bersama yang Harus Melepas Masker

“Kondisi ini dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi tersebut,” ujar Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto.

Lebih lanjut, Guswanto menyampaikan, kondisi dinamika atmosfer yang tidak stabil dalam sepekan ke depan dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah Indonesia. 



Read More : Sehari Bertambah 12.191 Orang, Kasus Positif Corona di Indonesia Tembus 977.474

“Kondisi tersebut diperkuat oleh aktifnya fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) dan gelombang Rossby Ekuatorial di wilayah Indonesia dalam periode sepekan ke depan,” tambahnya.





Loading...