Wednesday, 20 Jan 2021

UMK di Riau, Lima Kabupaten/Kota Tetap dan Tujuh Naik, Ini Penyebabnya

news24xx


Kadisnakertrans Provinsi Riau, H JonliKadisnakertrans Provinsi Riau, H Jonli

NEWS24.CO.ID, PEKANBARU - Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Provinsi Riau, Jonli menyampaikan tentang hasil keputusan untuk upah minimum provinsi (UMP) di Riau pada tahun 2021. Jonli sebutkan tidak ada kenaikan. Sedangkan untuk UMK, disebutkan dia tergantung dari masing-masing daerah di Riau.

"Tanggal 27 Oktober kemarin sudah diteken dan ini berlaku mulai 1 Januari 2021. Tidak ada kenaikan untuk UMP Riau," ujar Jonli usai mengikuti sosialisasi Permendagri Nomor 70 Tahun 2020 di salah satu hotel di Pekanbaru, Senin (23/11/2020).

Dijelaskannya, UMP Riau Tahun 2021 masih sama dengan UMP Tahun 2020. Dan ini dilatarbelakangi dengan melihat kondisi ekonomi di Provinsi Riau saat ini berdampak karena Covid 19. Dan hal ini agar kondusifitas tetap terjadi, serta pengusaha tetap eksis dan pekerja juga menganggap UMP tersebut masih layak.

"Namun, yang dibayarkan oleh perusahaan kepada pekerja itu bukan UMP namun Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK)," jelasnya.

Jonli menjelaskan lagi, untuk UMK di Provinsi Riau pada 12 kabupaten/kota yang ada, lima daerah memberikan UMK tetap seperti tahun sebelumnya, dan tujuh lainnya mengalami kenaikan. 

Sementara pelaporan UMK kabupaten kota ke provinsi juga sudah dilakukan, sedangkan SK juga telah dibuat dan secepatnya akan disampaikan.

"Untuk UMK di tiap-tiap daerah diperbolehkan naik, akan tetapi harus sesuai dengan kondisi perekonomian daerah masing-masing," sebut Jonli.

Hal tersebut, ungkapnya, sama dengan kondisi di Provinsi Jawa Barat yang tidak mengalami kenaikan UMP. Oleh karenanya, pihaknya memberikan kabupaten kota yang ingin menaikkan dipersilahkan namun harus sesuai kondisi daerah masing-masing.

Lebih lanjut, disebutkan Jonli, terkait tidak adanya kenaikan upah ini, ia yakin tidak akan terjadi gejolak.

"Insya Allah, tidak ada gejolak terkait putusan ini," ujar Jonli. 

"Hal ini, karena UMK yang telah ditetapkan oleh kabupaten/kota itu lebih tinggi dari penetapan UMK Riau. Jadi keputusan ini tidak akan menimbulkan protes dari buruh-buruh di daerah," yakinnya. 

Jonli menyampaikan, jika pihaknya memberikan kesempatan bagi kabupaten/kota untuk menaikkan UMK. Hal ini tentunya sesuai dengan kondisi daerah masing-masing.

Sejauh ini, lanjutnya, ada beberapa daerah yang memang menaikkan UMK 2021. Diantaranya, Siak, Dumai, Kampar, Bengkalis dan lainnya.

Dan terkait tidak adanya kenaikan UMP di Riau, ia juga mengatakan bahwa daerah atau provinsi lain juga melakukan hal yang sama dengan tidak menaikkan UMP. []





Loading...