Tuesday, 24 Nov 2020

Umat Muslim di Pulau Terluar Wilayah Provinsi Riau Butuh Mushaf, Donasikan Wakaf Melalui ini

news24xx


Umat Muslim di Pulau Penyalai sedang lakukan pengajian bersama-sama. /Dok ACT Riau.Umat Muslim di Pulau Penyalai sedang lakukan pengajian bersama-sama. /Dok ACT Riau.

NEWS24.CO.ID - Pulau Penyalai, salah satu pulau terluar di Provinsi Riau. Dan sebagian dari masyarakat di sana sudah memeluk agama Islam. Namun, meskipun mayoritas Muslim, tapi masih ada dari mereka yang belum bisa membaca Al-Qur'an. 

Jikapun sudah bisa membaca Al-Qur'an, sayangnya mereka belum memiliki mushaf yang bagus dan layak baca.

Koordinator Pogram ACT Riau, Hibban mengatakan, keberadaan mereka tidak hanya di Pulau Penyalai saja, tapi menyebar hingga sepanjang pesisir pulau-pulau kecil di bagian timur Sumatera. Diantaranya Pulau Rangsang, Tebing Tinggi, Merbau dan Pulau Padang di Kabupaten Kepulauan Riau. 

"Keadaan ini bukan hanya terjadi bagi muallaf suku Akit. Saudara muslim di Pulau Penyalai ini juga masih banyak yang belum memiliki mushaf di rumah-rumah mereka," ujar Hibban, dalam informasi yang diterima news24coid, Selasa (27/10/2020).

Menurut Hibban, tak hanya mushaf tilawah yang mereka butuhkan saat ini, umat Muslim di pulau-pulau ini juga sudah mulai tumbuh semangat menghafal Al-Qur'an dari anak-anak muallaf dan muslim tempatan disana.

"Umat Muslim di sana setidaknya membutihkan 5.000 mushaf untuk didistribusikan keseluruh muallaf dan keluarga islam di pulau ini," imbuhnya.

ACT Riau mengajak para dermawan yang ada di Riau untuk ikut serta dalam memberikan donasi wakaf Al-Qur'an nya melalui http://bit.ly/WakafQuranSukuAkit atau bisa langsung ke kantor Aksi Cepat Tanggap Riau di jalan HR Soebrantas, Kelurahan Tobek Gadang, Tampan, Pekanbaru, Provinsi Riau. []





Loading...