Tuesday, 07 Apr 2020

Hasil Observasi, 238 WNI Dinyatakan Sehat dan Siap Dipulangkan, Berikut Datanya

news24xx


WNI dari Wuhan usai jalani observasi di Natuna. WNI dari Wuhan usai jalani observasi di Natuna.

NEWS24.CO.ID,NATUNA - Sebanyak 238 WNI telah menjalani observasi di Natuna dan pada siang ini, Sabtu, 15 Februari akan dipulangkan ke daerah asalnya ke berbagai daerah di Indonesia.

WNI dari Natuna tersebut akan diberangkatkan dari Natuna menuju Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta dan kemudian diterbangkan ke daerah asalnya. 

Pemerintah memberangkatkan WNI dengan menggunakan tiga pesawat yakni 2 pesawat Hercules dan 1 jenis Boeing, dan diperkirakan tiba di Jakarta pada pukul 16.00 Wib.

Jumlah terbanyak, berasal dari Jawa Timur. Dan datanya adalah: Aceh 12 orang, Bali 2 orang, Banten 6 orang, Bengkulu 2 orang, Yogyakarta 2 orang, DKI Jakarta 12 orang, Gorontalo 1 orang, Jakarta 1 orang, Jambi 5 orang, Jawa Barat 13 orang, Jawa Tengah 9 orang, Jawa Timur 68 orang, Kalimantan Barat 4 orang, Kalimantan Selatan 7 orang, Kalimantan Tengah 4 orang, Kalimantan Timur 14 orang, Kalimantan Utara 21 orang, Kepulauan Riau 2 orang, Lampung 1 orang, NTB 3 orang, Papua 6 orang, Papua Barat 8 orang, Sulawesi Barat 2 orang, Sulawesi Selatan 17 orang, Sulawesi Tengah 2 orang, Sulawesi Tenggara 4 orang, Sulawesi Barat 1 orang, Sulawesi Selatan 1 orang, Sulawesi Utara 1 orang, dan Riau 6 orang.

Adapun total keseluruhan yang dilakukan observasi adalah berjumlah 285 orang, yang terdiri dari WNI dan WNA, 5 orang dari tim Kementerian Luar Negeri, 18 orang pegawai maskapai Batik Air yang melakukan penjemputan dari Wuhan ke Natuna 15 hari yang lalu, ditambah 24 tim penjemput.

Dalam konfrensi persnya, yang dikutip dari live metrotv pada Sabtu (15/2), Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjono menyebutkan WNI tersebut telah dinyatakan sehat dan bebas dari virus yang mematikan tersebut.

"Kondisi sehat sesuai hasil dari prosedur kesehatan standar WHO terkait virus corona," ujar Marsekal Hadi.

Menteri Kesehatan Terawan, juga mengatakan pasca observasi, WNI tersebut akan tetap diawasi di daerah masing-masing. 

"Di daerah masing-masing, pemerintah akan pantau terus kondisi kesehatan WNI ini. Nanti tim kesehatan akan lakukan surveilands tracking. Ini wujud dari kewaspadaan pemerintah," sebutnya.

Diketahui pada hari terakhir di Natuna, WNI tidak melakukan senam pagi seperti yang rutin dilakukan. Pada pagi hanya melakukan aktifitas olahraga ringan, dan sarapan bersama, serta bersih-bersih lokasi observasi.

Pada hari terakhir ini hanya melakukan pengecekan kesehatan dan acara syukuran. 





Loading...