Monday, 17 Feb 2020

Pemerintah Akan Setop Subsidi Untuk Gas Melon, Pengguna Diharuskan Pakai Kartu

news24xx


Subsidi gas 3 kg dicabut pemerintah.Subsidi gas 3 kg dicabut pemerintah.

NEWS24.CO.ID - Pemeritah akan menghentikan subsidi harga elpiji tiga kilogram atau gas melon mulai pertengahan tahun 2020. Nantinya, harga gas melon ini akan disesuaikan dengan harga pasar.

Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Djoko Siswanto dalam informasi yang diterima news24.co.id (17/1/2020) mengatakan, harga gas melon akan disesuaikan dengan harga pasar seperti elpiji 12 kilogram. "Lebih kurang sama lah dengan elpiji 12 kilogram, tinggal dibagi 3 atau 4 saja, nanti kita lihat," ujar Djoko Siswanto.

Dari pantauan harga di pasaran, elpiji 12 kilogram saat ini berada di kisaran Rp 141 ribu. Berarti per kilogramnya Rp 11.750. 

Mengacu pada perhitungan tersebut, harga gas melon nantinya akan menjadi Rp 35.250. Naik sekitar 75 persen dari harga saat ini di kisaran Rp 20.000.

Kementerian ESDM menyebut, subsidi terhadap masyarakat miskin yang memakai gas melon akan tetap diberikan. Namun dengan cara langsung ke pengguna, yakni dengan skema menggunakan barcode yang terhubung dengan perbankan.

"Nantinya, akan dilakukan uji coba di beberapa tempat pakai kartu, Pertamina pakai QR code. Nanti yang beli elpiji 3 kilogram langsung terekam. Misal, beli tiga tabung Rp 100 ribu, nanti langsung transfer ke QR ini. Data sudah ada, kebijakan seperti apa, belum diputuskan," jelas Djoko.

 





Loading...