Monday, 06 Apr 2020

Pria di Tana Toraja Mengaku Nabi, Dilaporkan ke Pihak Berwajib

news24xx


Pria di Tana Toraja mengaku nabi, dilaporkan ke pihak berwajibPria di Tana Toraja mengaku nabi, dilaporkan ke pihak berwajib

NEWS24.CO.ID,Tana Toraja - Seorang pria membuat resah warga Dusun Mambura, Lembang Buntu Datu, Kecamatan Mengkendek, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Pasalnya, pria tersebut mengaku sebagai nabi terkahir. Dan bahkan telah menyebarkan ajaran sesat kepada warga.

Dari informasi, pria bertubuh tambun itu bernama Paruru Daeng Tau. Ia berasal dari Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Paruru juga adalah pimpinan dari sebuah organisasi masyarakat bernama Lembaga Pelaksana Amanah Adat dan Pancasila (LPAAP).

"Sebelumnya, ia sudah melakukan hal serupa di (Kabupaten Gowa)," kata Kepala Seksi Bimas Islam Kementrian Urusan Agama Kabupaten Tana Toraja, Tamrin Lodo, dari laman liputan6com

Mengetahui kejadian ini, MUI Kabupaten Tana Toraja langsung bertindak. Pria yang mengaku sebagai nabi terakhir itu pun dilaporkan ke Polres Tana Toraja, lantaran apa yang dilakukannya sudah sangat meresahkan warga. 

"Kita berharap Paruru ini diberi efek jera oleh polisi karena waktu di gowa dia cuma diberi teguran," ujar Tamrin.

Aksi Paruru yang mengaku sebagai nabi terakhir ini telah lama dilakukannya. Sebagian penganut agama Islam di Dusun Mambura, Lembang Buntu Datu, Kecamatan Mengkendek, Kabupaten Tana Toraja bahkan telah menjadi pengikut Paruru.

Dalam menyebarkan ajaran sesatnya, Paruru mengajarkan bahwa salat hanya perlu dilakukan dua kali dalam sehari. Para pengikutnya juga diajarkan tata cara salat yang tidak sesuai ajaran Islam.

Selain itu, para pengikut aliran sesat ormas LPAAP itu juga tidak diwajibkan untuk menaati rukun Islam. Pengikut pria yang mengaku sebagai nabi terakhir itu bahkan tidak diwajibkan untuk melaksanakan puasa pada bulan Ramadhan, dan tidak diwajibkan mengeluarkan zakat, serta juga tidak perlu melakukan ibadah haji.





Loading...