Wednesday, 23 Oct 2019

Talk Show Kanker Pada Anak, YKAKI Ajak Masyarakat Turut Serta, Hingga Pada Baru 70 Dokter Kanker se Indonesia

news24xx


talk show yang bertema talk show yang bertema "Peran Masyarakat dan Korporasi Dalam Penanggulangan Kanker Pada Anak" yang diselenggarakan Alfamart Pekanbaru pada Rabu (9/10/2019).

NEWS24.CO.ID, Pekanbaru - Dalam acara penyerahan Donasi Konsumen Alfamart yang dilakukan di Rumah Singgah Yayasan Kasih Kanker Anak Indonesia (YKAKI) Jalan Kartini kota Pekanbaru, Rabu (9/10/2019), sebesar Rp 1.246.519.005 hasil donasi konsumen periode 1-31 Juli 2019 diserahkan Branch Manager 

Alfamart Pekanbaru, Bambang Eko Budiyanto kepada Ketua YKAKI, Ira Soelistyo yang diwakili oleh Elfi Riyawanty selaku Ketua YKAKI Riau.

Turut hadir dalam acara itu, Dr RSUD Arifin Ahmad Elmi Ridar, Direktur RSUD Arifin Ahmad, Nuselli, Pengurus YKAKI diberbagai daerah, Perwakilan dari Dinas Kesehaan Provinsi Riau, Perwakilan BPJS Kesehatan, Sekda Provinsi Riau, dokter-dokter kanker, Muspida, pasien kanker serta keluarga.

Lebih dari 75 anak-anak YKAKI yang turut hadir dalam acara ini.

Dalam talk show yang bertema "Peran Masyarakat dan Korporasi Dalam Penanggulangan Kanker Pada Anak" yang diselenggarakan, Ketua YKAKI, Ira Soelistyo menerangkan berdirinya YKAKI ini sejak tahun 2006. Ada delapan Rumah Singgah atau Rumah Kita di Indonesia. 

"Ada delapan Rumah Singgah yang telah beroperasi, yakni di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Makassar, Manado, dan di Riau," terang Ira Soelistyo pada Rabu (9/10).

"Untuk dapat terdaftar dan mendapatkan fasilitas di Rumah Kita ini hanya dikenakan biaya Rp 5 ribu saja. Sudah bisa mendapatkan segala fasilitas yang ada," jelasnya.

"Pasien di Rumah Kita se-Indonesia hampir 3.000 pasien. Dan kalo di Riau dan Pekanbaru ini, ada sebanyak 182 anak yang tergabung sejak lima tahun berjalan ini," ungkapnya.

"Alfamart lah yang membantu YKAKI dalam mendirikan Rumah Singgah yang telah berjalan sejak tahun 2015 lalu. Dan di Pekanbaru ini dinamai dengan Rumah Singgah Alfamart," ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan selain Alfamart juga ada donatur lainnya yang peduli dengan anak-anak penderita kanker ini, yakni dari ibu-ibu tergabung dalam Polda Riau, perguruan tinggi, universitas, dan masyarakat pribadi.

"Kita berterimakasih dan mendukung masyarakat dan donatur untuk mengembangkan Rumah Singgah dan pasien kanker kita. Sejauh ini, donatur yang diberikan bukan berupa uang saja, tapi bentuk lainnya seperti waktu," sebutnya.

"Ini bukan hanya sebagai rumah untuk tempat singgah saja, tapi disini ada terapi, pengobatan, dan dokter-dokter yang bekerjasama dengan YKAKI. Kalo di Pekanbaru ini ada dokter dari rumah sakit yang bekerjasama, yakni RSUD Arifin Ahmad dan RS Awal Bros," jelasnya.

"Nantinya, sesuai dengan usulan, di seluruh Kabupaten dan Kota akan didirikan Rumah Singgah seperti ini untuk anak-anak kita," imbuhnya.

Dr RSUD Arifin Ahmad, Elmi Ridar, turut menjelaskan tentang penyakit kanker yang diderita ini bukan keinginan pasien, tapi harus dijalani dan dilalui. "Penyakit ini tidak boleh dibiarkan, mari sama-sama kita dukung dan ringankan beban anak-anak kita. Mari bersama kita hadir memberikan peran untuk mengurangi beban anak-anak," sebut Elmi.

"Nantinya, kita akan mengajak Gubernur Riau beserta istri untuk turut hadir membangun yayasan ini," sebutnya.


Dalam kesempatan yang sama, Direktur RSUD Arifin Ahmad, Nuselli, menjelaskan di RSUD juga telah lama menangani permasalahan anak-anak ini. "RSUD telah bekerjasama dengan Pemprov Riau dengan menyediakan tempat, terapi dan pengobatan untuk anak-anak penderita penyakit kanker. Bahkan obat-obatan juga telah disediakan," terang dia.


Darmayanti Utami dari BPJS Kesehatan Sumbagteng dan Jambi, turut menyebutkan bahwa sejak tahun 2014, BPJS Kesehatan telah lakukan penjamin bagi pasien penyakit ini.

"BPJS Kesehatan telah mempersiapkan obat-obatan. Dan sejak tahun 2016, di Indonesia, sudah lebih dari 52 ribu kasus untuk pelayanan ini," sebut Darmayanti.

"Hanya saja, faskes yang melayani pasien ini baru dua rumah sakit di Pekanbaru yang ada, yakni RSUD Arifin Ahmad dan RS Awal Bros. Di daerah lain di Riau belum ada. Tapi tidak perlu khawatir, karena bisa di akses dari daerah menuju dua rumah sakit ini," kata Darmayanti.

Perwakilan dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Ridwan mengatakan bahwa Dinas Kesehatan terus mensupport pasien sesuai kebijakan Kemenkes RI. "Ini untuk penyakit yang tidak menular seperti kanker. Tapi fokus kita hingga saat ini masih pada dua penyakit kanker, yakni kanker payudara dan leher rahim," katanya.

"Sedangkan pada anak-anak, belum fokus kesana. Hal ini karena untuk seluruh Indonesia terutama di Riau, baru 4 persen pasiennya. Dan dari data, di RSUD Arifin Ahmad, data terbaru pasien penderit kanker baru sebanyak 134 penderita," sebutnya.

Akan tetapi, Dinas Kesehaan akan mengkaji ulang untuk penderita penyakit kanker pada anak-anak ini.

Di akhir talk show, dr Elmi menyebutkan bahwa pengobatan untuk pasien penyakit kanker ini, paling lama dua tahun proses terapi.

"Kita mengajak kepada calon-calon dokter yang tengah menempuh jenjang pendidikan dan peserta didik yang baru. Raihlah pendidikan sebagai dokter kanker, karena di Indonesia, baru sebanyak 70 dokter yang terdata," pungkasnya.


Untuk diketahui, Total donasi Alfamart ini berasal dari penggalangan dana yang berasal dari donasi konsumen Alfamart se-indonesia periode 1-31 Juli 2019 sebesar Rp 1.246.519.005 dan diterima oleh Ketua YKAKI, Ira Soelistyo.

Seluruh hasil yang terkumpul disalurkan kepada YKAKI guna membantu operasional rumah singgah bagi anak-anak penderita kanker.

Alfamart mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh konsumen yang telah berdonasi demi meringankan beban masyarakat Indonesia yang membutuhkan. Kegiatan ini juga sebagai perwujudan kepedulian dan tanggung jawab Alfamart atas donasi yang dititipkan oleh konsumen. 





Loading...