Sunday, 22 Sep 2019

Seorang Pendaki Gunung Kerinci Meninggal, Dua Pendaki Lainnya Dievakuasi

news24xx


Penyelamatan yang dilakukan kepada tiga pendaki Gunung Kerinci pada Senin (19/8/2019).  /istimewaPenyelamatan yang dilakukan kepada tiga pendaki Gunung Kerinci pada Senin (19/8/2019). /istimewa

NEWS24.CO.ID -Ada tiga pendaki yang dilaporkan mendaki Gunung Kerinci, Padang Aro. Salah satu diantaranya bernama Iglesias Sinaga asal Sumatera Utara yang meninggal dunia saat sampai di R10 setelah sempat kritis di shelter tiga dengan ketinggian sekitar 3.250 mdpl. 

"Korban sampai di R10 pada Senin pukul 23.45 Wib dan setelah dilakukan pengecekan oleh tim medis ternyata ia sudah meninggal diduga karena dehidrasi dan asam lambung," kata petugas R10 Kersik Tuo pendakian Gunung Kerinci Evaraizal Mirza, saat dihubungi dari Padang Aro, Rabu (20/8/2019) dari laman antara sumbar.

Berdasarkan informasi kawan-kawannya korban ini asam lambung dan diduga juga mengalami dehidrasi saat sampai shelter tiga dan yang berhak menentukan ia meninggal hanya tim medis.

Saat ini jenazah masih di Rumah Sakit Umum Kerinci dan sedang dipersiapkan untuk diserahkan kepada keluarganya dari Pematang Siantar. "Kami masih menunggu keluarga korban untuk diserahkan kepada keluarganya," ujarnya.

Sedangkan dua pendaki lagi yang di evakuasi oleh petugas selamat dan sudah dijemput keluarganya.

Kepala Bidang Pengelolaan Taman Nasional Wilayah II Sumbar Yunaidi mengatakan para pendaki yang mengalami kritis di Gunung Kerinci naik pada 15 Agustus dari R10 dan direncanakan turun pada 17 Agustus. 

"Satu orang ini kemaren memang kritis dan semalam baru sampai di R10 Kersik Tuo dan dipastikan oleh tim medis sudah meninggal," kata dia.

Sebelum dilakukan pendakian, korban ini memiliki surat keterangan sehat oleh dokter dan kemungkinan ia kelelahan atau pengaruh cuaca di gunung.

Tiga pendaki yang dievakuasi tersebut adalah:

Pendaki yang kritis dan dievakuasi oleh petugas yaitu Iglesias Sinaga (26) mengalami kritis di Shelter tiga dan sampai di R10 Kersik Tuo dipastikan oleh tim medis meninggal.

Anggini Putri Anaki (22) warga Pariaman Utara naik pada 15 Agustus 2019 dan korban saat melakukan pendakian fisik ngedrop dan sempat tidak sadarkan diri dan sekarang sudah dijemput keluarganya dengan selamat.

Dan selanjutnya, Dewi FL Sinambela, setelah mendapat perawatan medis di Puskesmas juga berhasil diselamatkan.





Loading...
Related News