Sunday, 22 Sep 2019

Rizal Ramli: Sri Mulyani Bukan Menteri Terbaik, Tapi Menteri Terbalik

news24xx


Rizal RamliRizal Ramli

NEWS24.CO.ID - Ekonom Rizal Ramli menyebutkan, bagi Indonesia Menteri Keuangan Sri Mulyani bukan Menteri terbaik tetapi terbalik. Karena dianggap berlaku konyol untuk mengaktifkan pengampunan pajak atau tax amnesty.

Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman itu awalnya menyebutkan, bahwa program tax amnesty gagal karena gagal total meningkatkan tax ratio atau tax rasio.

"Ada ide lagi tax amnesty kedua, ini benar-benar konyol, yang pertama saja gagal total," kata Rizal di Jakarta, Senin (12/8/2019).

Berdasarkan data yang dimilikinya tax rasio dari 2010 ke 2018 terus menurun, dari 9,52 persen menjadi 8,85 persen. Itu pun, kata Rizal tanpa memasukan  bea dan cukai, serta royalti dari SDA migas dan tambang. Sedangkan secara keseluruhan turun dari 13,61 persen pada 2010 menjadi 11,45 persen pada 2018.

Padahal, kata Rizal tujuan tax amnesty untuk memperoleh informasi wajib pajak. Sehingga basis pajak meningkat dan rasio pajak juga meningkat. Tapi yang terjadi justru sebaliknya. Atas dasar itulah, Rizal menilai, ini merupakan kegagalan Sri Mulyani Indrawati. Jika capaian pajak rendah, ujung-ujungnya pemerintah harus berutang untuk belanja negara. 

"Ini kegagalan utama Menteri Keuangan terbalik, saya bukan bilang terbaik. Kalau terbaik itu buat asing. Kalau buat ekonomi Indonesia malah terbalik. Tugas Menkeu adalah meningkatkan tax ratio agar kita tidak tergantung utang. Tapi kalau tax ratio merosot akan makin tergantung utang," tambahnya.

Seperti diketahui, dalam acara yang digelar Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Sri Mulyani menyebutkan adanya kemungkinan kebijakan tax amnesty jilid II.

Hal itu menjawab sebuah pertanyaan Ketua Umum Kadin Rosan Roeslani. "Maaf Bu, mungkin nggak ada tax amnesty lagi. Karena kan di negara lain ada yang sampai 2-3 kali?" tanya Rosan.

Sri Mulyani pun menjawab, semua tidak ada yang tidak mungkin. Pemerintah pun akan memikirkan yang terbaik jika tax amnesty kembali dilakukan. (Bisma Rizal)





Loading...
Related News