Wednesday, 19 Jun 2019

Wiranto : Polisi dan TNI Akan Mencegah Mobilisasi Massal ke Jakarta

news24xx


Wiranto Wiranto

NEWS24.CO.ID - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto meminta komandan militer regional (Pangdam) dan kepala polisi daerah (Kapolda) untuk secara aktif mencegah massa orang memasuki Jakarta pada 22 Mei.

Seperti diketahui, 22 Mei akan menjadi hari Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan rekapitulasi suara final mengenai pemilihan presiden 2019.

Sejumlah informasi beredar bahwa sekelompok besar orang yang berafiliasi dengan kandidat presiden Prabowo Subianto berencana mengadakan rapat umum selama pengumuman di markas KPU dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

“Untuk mencegah penumpukan [di kota], saya memerintahkan Pangdam dan Kapolda untuk mencegah orang bepergian ke Jakarta. Selesaikan masalahnya di sana, ”kata Wiranto di Hotel Paragon Jakarta pada Kamis, 16 Mei.

Selain itu, Wiranto menyatakan bahwa ia mengeluarkan perintah untuk polisi dan angkatan bersenjata Indonesia untuk tidak dilengkapi dengan senapan panjang di hari penting mendatang dan secara mengejutkan menyebutkan ini merupakan salah satu momen terburuk dalam sejarah Indonesia.

“Tidak seperti pada tahun 1998, senapan digunakan dengan amunisi kosong. Lawan menggunakan amunisi hidup yang membunuh orang. Tidak akan seperti itu nanti, simpan senjata api Anda. Cukup gunakan tongkat. Itupun jika diperlukan, "kata Wiranto.

 

 

 

 

NEWS24.CO.ID/DEV