Tuesday, 20 Aug 2019

Seorang Turis Asal Kanada Meninggal Dalam Kecelakaan Zipline Thailand

news24xx


Foto : InternetFoto : Internet

NEWS24.CO.ID - Seorang Kanada jatuh ke kematiannya dari sekitar 12 meter (39 kaki) saat ziplining di objek wisata populer di Thailand utara, kata polisi Selasa. Merupakan rumah bagi kuil-kuil Buddha yang terkenal, hutan yang rimbun, dan air terjun yang indah, Chiang Mai adalah tujuan terkenal di utara bagi pengunjung yang mencari alternatif dari pantai Thailand.

Lelaki berusia 25 tahun itu ikut serta dalam Penerbangan Gibbon di Chiang Mai, sebuah kegiatan populer yang memungkinkan para wisatawan untuk melintasi hutan rimbun sambil terhubung ke tali kekang. Dia "jatuh ke kematiannya dari zipline ... pada hari Sabtu," kata mayor polisi Sakarin Wiratsaken dari distrik Mae On di Chiang Mai, menambahkan bahwa orang Kanada itu bepergian dengan istrinya.

Insiden itu terjadi di tengah perjalanan zipline korban ketika "kunci di harness tubuhnya dan jalur utama pecah", menjatuhkan Kanada dari ketinggian 12 meter.

"Semua bukti akan dikirim ke kantor forensik," kata Sarakin kepada AFP, menambahkan bahwa belum ada seorang pun yang didakwa atas kecelakaan fatal itu.

Penerbangan Gibbon telah ditutup sejak insiden itu dan saat ini sedang menunggu izin untuk melanjutkan aktivitas, kata seorang perwakilan perusahaan Selasa.

Thailand sebagian besar dianggap sebagai bola jalan tujuan yang aman bagi wisatawan dan biasanya menarik lebih dari 35 juta pengunjung setiap tahun. Tetapi pariwisata terpukul pada 2018 setelah sebuah feri yang membawa pengunjung Tiongkok di Thailand selatan tenggelam pada Juli, menewaskan 47 orang.

Kecelakaan itu menyoroti lemahnya aturan keselamatan di sektor pariwisata, dan pihak berwenang berusaha keras untuk mengubah citra negara itu sejak saat itu.

 

 

 

NEWS24.CO.ID/RED/DEV