Wednesday, 19 Jun 2019

Polisi dan Militer Mengintensifikan Patroli Jelang Pemilu

news24xx


Foto : InternetFoto : Internet

NEWS24.CO.ID - Polisi Nasional Indonesia (Polri) telah meningkatkan patroli keamanannya sebagai pencegahan dini atas segala ancaman yang mungkin terjadi menjelang hari pemilihan negara pada 17 April. Patroli ini merupakan upaya bersama antara polisi dan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Menurut Kepala Polisi Metro Jaya Insp. Jenderal Gatot Eddy Pramono, patroli menargetkan lokasi yang rawan konflik sosial. Dia menjelaskan bahwa tempat-tempat ini termasuk daerah perbelanjaan, surat suara (TPS), markas Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan markas Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

"Ini melintasi tempat-tempat yang mungkin menyebabkan konflik sosial antara kelompok-kelompok orang," kata Gatot mengikuti polisi wajib dan majelis TNI di JIExpo Kemayoran, Minggu, 14 April.

Area-area yang dicakup oleh personel keamanan gabungan meliputi distrik-distrik di bawah yurisdiksi bola jalan Departemen Kepolisian Metro Jaya seperti Jakarta, Bekasi, Tangerang, dan Depok.

Dalam lebih lanjut mengamankan Hari Pemilihan pada hari Rabu, 17 April, polisi dan komando militer Kodam Jaya akan menempatkan 38.000 personil di penjaga yang ditempatkan di 63.000 surat suara (TPS) di Jakarta dan sekitarnya.

 

 

 

NEWS24.CO.ID/RED/DEV