Friday, 19 Apr 2019

LIPI: Tidak Ada yang Baru Dalam Debat Presiden Antara Jokowi dan Prabowo

news24xx


 Jokowi dan Prabowo Jokowi dan Prabowo

NEWS24.CO.ID - Peneliti pertahanan dan keamanan dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Diandra Megaputri Mengko berpendapat bahwa kedua kandidat presiden untuk pemilihan presiden 2019, Jokowi dan Prabowo Subianto, gagal menyampaikan substansi diskusi baru dalam debat presiden ke-4.

"Berdasarkan substansi pertahanan dan keamanan, saya sedikit pesimis tentang dua kandidat calon presiden," kata Diandra di Jakarta Pusat, Kamis, 4 April.

Selain itu, baik Jokowi maupun Prabowo tidak menawarkan untuk meningkatkan anggaran pertahanan negara dan diperkirakan akan melanjutkan program pasukan esensial minimum (MEF) sepanjang 2020-2024.

"Tidak ada perubahan yang ditawarkan yang pada dasarnya berarti mereka tidak pernah menawarkan sesuatu yang baru," kata Diandra.

Dia memandang bahwa Prabowo terutama memimpin diskusi ke perwujudan fisik persatuan negara sementara Jokowi terutama berbicara tentang masalah keamanan manusia seperti memberikan rasa aman bagi warga negara dalam bentuk hubungan internasional.

"Itulah sebabnya Jokowi berbicara tentang dewan keamanan PBB dan bagaimana menciptakan kepercayaan di antara negara-negara regional," katanya.

Selain itu, peneliti LIPI menyimpulkan bahwa Prabowo menunjukkan paradigma realis tentang keamanan nasional dengan menjadikan militer di atas segalanya. Jokowi di sisi lain, katanya, lebih liberal dalam keamanan manusia di mana petahana menawarkan bentuk kemitraan antar bangsa.

 

 

 

 

NEWS24.CO.ID/RED/DEV