Monday, 25 Mar 2019

Garuda Mempertimbangkan Kembali Membeli 49 Unit Pesawat MAX dari Boeing

news24xx


Foto : InternetFoto : Internet

NEWS24.CO.ID - Pesawat pengangkut Indonesia, Garuda Indonesia mengatakan bahwa pihaknya kemungkinan akan membatalkan pesanani 49 pesawat Boeing 737 MAX 8, setelah kecelakaan Maskapai Ethiopia pada hari Minggu yang merupakan insiden mematikan kedua dalam lima bulan yang melibatkan jet MAX.

"Kami belum melihat ke arah sana, tetapi ada kemungkinan bahwa kami dapat membatalkan rencana tersebut," kata Presiden Direktur Garuda Indonesia Ari Askhara seperti dikutip oleh tribunnews.com ketika mengunjungi Kementerian Badan Usaha Milik Negara di Jakarta pada hari Rabu.

Maskapai ini dilaporkan memesan 49 pesawat MAX, yang dijadwalkan akan dikirim mulai 2021 hingga 2030.

Garuda saat ini mengoperasikan satu Boeing 737 MAX 8, tetapi pesawat telah mendarat bersama 10 jet MAX milik Lion Air Group, sesuai instruksi pemerintah. Lusinan negara, termasuk Amerika Serikat, telah melakukan langkah serupa.

Sebelumnya, Lion Air Group memutuskan untuk menunda pengiriman empat lagi pesawat Boeing 737 MAX 8. Maskapai ini juga kehilangan pesawatnya dan beberapa anggota kru tahun lalu ketika penerbangan JT 610 menabrak Laut Jawa pada 28 Oktober, menewaskan semua orang di dalamnya.

Sementara itu, dari Washington, Boeing dilaporkan memutuskan untuk menunda pengiriman 737 pesawat MAX ke sejumlah negara.

 

 

 

 

NEWS24.CO.ID/RED/DEV