Saturday, 25 May 2019

MUI: Jangan Politisasi Masjid

news24xx


MUIMUI

NEWS24.CO.ID - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) divisi komunikasi dan informasi, Masduki Baidowi, mengimbau semua pihak untuk tidak mempolitisasi rumah-rumah doa, seperti masjid. Masduki membuat pernyataan itu sebagai jawaban atas pergerakan sholat subuh di hari pemilihan.

“Kami tidak melarang sholat. Melakukan sholat di masjid adalah tindakan yang baik. Tapi jangan gunakan masjid untuk memotivasi gerakan apa pun demi kepentingan politik praktis, ”kata Masduki kepada wartawan dalam acara sampingan deklarasi menentang politisasi masjid yang diadakan oleh Forum Manajer Masjid di Hotel Molvcca, Jakarta Pusat, Kamis, 14 Maret 2019.

Gerakan sholat subuh massal pada hari pemilihan 17 April pertama kali diprakarsai oleh tim kampanye komando ulama nasional (Koppasandi) Prabowo-Sandiaga. Selain doa, tim meminta semua orang untuk mengenakan pakaian putih ke tempat pemungutan suara (TPS). Tempo memperoleh surat edaran dengan kop surat logo Koppasandi pada hari Rabu, 13 Maret.

Masduki lebih lanjut mengatakan bahwa pihaknya tidak akan menanggapi banding langsung ke Koppasandi. Menurutnya, panggilan umum semacam itu telah dilakukan sebelumnya, termasuk deklarasi ini. "Semoga [acara ini] efektif," katanya.

Masduki menegaskan bahwa masjid memiliki fungsi jangka panjang, seperti memperkuat hubungan dengan orang lain dan pusat informasi komunitas Muslim. Sementara itu, politik praktis dapat mengekang tujuannya.

 

 

 

NEWS24.CO.ID/RED/DEV





Related News