Saturday, 23 Feb 2019

Jokowi - Ma'ruf Jadi Primadona di Amerika Serikat

news24xx


Jokowi Jokowi

NEWS24.CO.ID - Tim kampanye Jokowi - Ma'ruf yang dipimpin oleh Muhammad Lutfi, Minggu, 10 Februari berangkat ke Amerika Serikat untuk mengumpulkan suara di Philadelphia. Sebanyak 4.000 warga negara Indonesia tinggal di kota.

Selama pertemuan di McKean, Philly Selatan, seorang warga negara Indonesia menyatakan keprihatinan tentang memberikan suara dalam pemilihan mendatang.

Aldo Siahaan, yang tinggal di Philadelphia untuk waktu yang lama, meminta tim untuk memastikan keamanan mereka jika mereka mendukung Jokowi. "Karena kami merasa ancaman, kami takut memberikan suara," kata Aldo seperti dicatat dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa, 12 Februari.

Muhammad Lutfi secara singkat menjelaskan bagaimana Indonesia mengelola keamanan di masa lalu ketika banyak etnis Tionghoa melarikan diri dari Indonesia pada tahun 1998 dan tindakan keamanan saat ini. Mantan menteri perdagangan itu menegaskan kembali bahwa salah satu misi Nawacita yang diprakarsai oleh pasangan calon presiden Jokowi-Ma'ruf adalah keamanan dan rasa aman bagi semua warga negara.

Pejabat tim kampanye Lathifa Al Anshori menambahkan bahwa kelompok minoritas secara tidak sadar terganggu oleh lawan yang menerapkan strategi Firehose of Falsehood. “Pemilihan tahun ini adalah perang psikologis. Tanpa kesadaran, orang dimanjakan oleh informasi yang mengarah pada ketakutan itu. "

Berdasarkan survei oleh seorang jajak pendapat Denny JA, pendukung Jokowi - Ma'ruf di antara kelompok minoritas mencapai 86,5 persen. Dengan demikian, lawan politik sengaja membuat pemilih merasa terancam untuk memberikan suara, "dalam upaya untuk mengurangi suara untuk Jokowi," tambahnya.

 

 

 

NEWS24.CO.ID/RED/DEV