Saturday, 23 Feb 2019

Kebijakan Bagasi Berbayar, Penjualan Souvenir Alami Penurunan Hingga 40 Persen

news24xx


Ilustrasi Souvenir Ilustrasi Souvenir

NEWS24.CO.ID -  Badan survei pariwisata Padang mengumumkan bahwa kebijakan bagasi berbayar yang diadopsi oleh maskapai penerbangan menyebabkan penurunan 40% dalam penjualan suvenir di Kota Padang, Sumatra Barat.

"Turis harus membayar kelebihan bagasi yang mendorong mereka untuk lebih selektif, atau mengurangi biaya cinderamata mereka," kata Medi Iswandi, Kepala Dinas Pariwisata Padang hari ini.

Menurut Medi, ada penurunan konstan dari 10 persen menjadi 30 persen dalam penjualan suvenir di Padang dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Medi mengungkapkan bahwa keadaan serupa dirasakan dalam jumlah menginap di hotel yang telah turun 30 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Ini melaju hotel bintang empat dan tiga menawarkan diskon sama dengan hotel-hotel peringkat rendah.

Dia menambahkan bahwa efeknya terasa lebih setelah operator menaikkan tarif kargo udara mereka.

Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno dilaporkan telah mengirim surat kepada sejumlah operator mengenai kebijakan bagasi berbayar, yang menurutnya berpotensi membunuh operasi UKM regional yang bergantung pada penjualan cinderamata makanan dan cinderamata pada umumnya.

 

 

 

NEWS24.CO.ID/RED/DEV