Monday, 25 Mar 2019

Sandiaga Uno Berbicara Tentang Liberalisme Ekonomi Selama Kunjungan Kampanye

news24xx


Sandiaga UnoSandiaga Uno

NEWS24.CO.ID - Calon wakil presiden Sandiaga Uno hari ini, 11 Januari, melakukan kunjungan kampanye ke Pondok Pesantren Al-Wahdah di Rembang, Jawa Tengah.

Selama kunjungannya, Sandiaga berjanji masalah tentang ekonomi masyarakat, pengembangan pesantren, dan Santripreneur (program untuk mendorong santri atau siswa untuk menjadi wirausaha) akan menjadi programnya jika ia memenangkan pemilihan presiden 2019.

“Reformasi ekonomi masyarakat dan mengembangkan ekonomi rakyat akan menjadi pekerjaan rumah terbesar bagi Indonesia. Karena itu, pemerintah yang kuat dengan kepemimpinan yang kuat diperlukan untuk mewujudkan program ini, ”kata Sandiaga dalam siaran pers, Jumat, 11 Desember.

Menurutnya, pesantren adalah sektor vital dalam perekonomian Indonesia sejauh ini, dan yang memiliki peran penting untuk menggerakkan ekonomi masyarakat.

“Saya sudah mendapatkan aspirasi selama perjalanan. Saya melihat bahwa beberapa pesantren independen untuk memenuhi kebutuhan hidup siswa dengan memaksimalkan lahan yang ada, seperti menanam sayuran, tebu, beternak ikan, hingga air. Bahkan beberapa sekolah memanfaatkan energi matahari untuk memenuhi kebutuhan listrik mereka, ”kata Sandiaga.

Sandiaga menjelaskan bahwa lebih dari 50 persen ekonomi negara dikelola oleh hanya satu persen dari populasi Indonesia. Ketimpangan ekonomi, menurutnya, disebabkan oleh kebijakan liberalisme ekonomi yang mendorong orang kaya menjadi lebih kaya, sementara mereka yang miskin menjadi lebih miskin. Akibatnya, lanjutnya, utang negara meningkat, dan dominasi dan bunga asing semakin terasa.

Untuk mengurangi ketergantungan negara pada pihak asing, Indonesia harus mengembangkan potensi ekonominya. “Industri halal berpotensi menghasilkan pendapatan Rp4.000 triliun. Indonesia masih di tempat kelima. Ini adalah potensi besar kami dengan populasi Muslim terbesar di dunia. Saya akan sepenuhnya memperhatikan pesantren karena republik ini memiliki hutang besar kepada pesantren, ”katanya.

"Kami akan, Insya Allah, menjadikan pesantren sebagai tempat untuk menghasilkan para pemimpin bangsa dan mendorong siswa untuk menciptakan lapangan kerja, alih-alih mencari satu," kata Sandiaga Uno.

 

 

NEWS24.CO.ID/RED/DEV