Sunday, 20 Jan 2019

Haruskah Makan Apel Dengan Atau Tanpa Kulit?

news24xx


Ilustrasi Apel Ilustrasi Apel

NEWS24.CO.ID - Kita sudah lama makan apel dengan kulitnya. Baru-baru ini ketika penggunaan pestisida dan lilin pada kulit menjadi viral, pertanyaan tentang makan apel tanpa kulit menjadi pokok pembicaraan. Kita setuju bahwa pestisida dan lilin pada kulit sama sekali tidak baik untuk tubuh manusia, tetapi kita juga perlu mempertimbangkan bahwa kulit sarat dengan nutrisi yang membantu kelancaran fungsi tubuh. Informasi ini akan memandu Anda tentang manfaat kulit dan bagaimana Anda harus memakan apel dengan kulitnya secara aman.

Dalam banyak kasus, apel mengandung pestisida dan karenanya memakan kulitnya bisa berisiko. Menurut para ahli, pertama-tama cuci apel dan rendam dalam air selama satu jam. Kemudian cuci 2-3 kali dengan air hangat untuk menghilangkan pestisida dan lapisan lilin pada kulit. Ini akan membantu Anda menikmati rasa buah yang sesungguhnya dan mendapatkan manfaat maksimal.

Kulit apel diketahui memiliki serat yang larut dan tidak larut, yang bila dikonsumsi secara teratur, mencegah sembelit. Selain itu, larut membuat Anda merasa kenyang untuk jangka waktu yang lebih lama dan membantu menurunkan kolesterol.

Menurut para ahli, kulit apel kaya akan vitamin C dan A. Rata-rata, setiap kulit apel mengandung 8,4 mg vitamin C dan 98 IU vitamin A. Jadi, mengupas apel menghilangkan kandungan vitamin ini.

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan di Universitas Cornell pada 2007, kulit apel kaya akan senyawa yang disebut triterpenoid dan diketahui dapat membunuh sel-sel kanker dalam tubuh manusia. Mereka juga kaya akan antioksidan yang dapat menurunkan risiko kanker paru-paru.

Kulit apel juga mengandung flavonoid yang disebut quercetin yang membantu fungsi paru-paru lebih baik. Telah terbukti bahwa mereka yang makan 5 atau lebih apel setiap minggu memiliki sistem pernapasan yang lebih baik daripada mereka yang tidak.

Jika Anda telah mencari cara mudah untuk kehilangan berat badan, cobalah makan apel dengan kulit. Kulit mengandung asam ursolat, senyawa penting yang membantu melawan obesitas. Ini meningkatkan lemak otot dan membantu membakar kalori, sehingga mengurangi risiko obesitas.

Sebuah penelitian di University of Illinois telah mengungkapkan bahwa kulit apel mengandung mineral seperti kalium, kalsium, folat, zat besi dan fosfor. Semua nutrisi ini bersama-sama berkontribusi pada kelancaran fungsi tubuh.

 

 

NEWS24.CO.ID/RED/DEV