Sunday, 16 Dec 2018

Hati-hati! PLTA Koto Panjang Buka Seluruh Pintu Pelimpahan Air

news24xx


Permukaan air di waduk PLTA Koto Panjang yang terus bertambah sejak beberapa hari belakangan ini. Foto: ist/nof Permukaan air di waduk PLTA Koto Panjang yang terus bertambah sejak beberapa hari belakangan ini. Foto: ist/nof

NEWS24.CO.ID - KAMPAR- PT PLN selaku pengelola waduk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA)  Koto Panjang di Kampar, akhirnya memutuskan membuka semua pintu pelimpahan air di waduk tersebut. Ketinggian pembukaan seluruh pintu tersebut mencapai 50 centimeter. 

Dengan kondisi itu, masyarakat yang menetap di sepanjang aliran Sungai Kampar, diminta benar-benar meningkatkan kewaspadaan. Karena bisa dipastikan, permukaan air Sungai Kampar akan mengalami kenaikan yang cukup signifikan. 

Tiga hari lalu, pengelola waduk PLTA Koto Panjang juga telah membuka tiga pintu pelimpahan air dengan ketinggian 30 centimeter. Akibatnya, sejak tiga hari belakangan ini, debit air yang melintasi Sungai Kampar meningkat drastis. Sejumlah kawasan yang berada di daerah hilir sungai, dikabarkan sudah mulai terendam. 

Dengan dibukanya seluruh pintu pelimpahan air, bisa dipastikan debit air Sungai Kampar ke kawasan hilir akan semakin bertambah signifikan. 

Sama dengan sebelumnya, kebijakan untuk membuka seluruh pintu pelimpahan air tersebut, dilakukan karena ketinggian permukaan air di waduk tersebut, terus meningkat sejak beberapa hari belakangan ini. Kondisi ini dipicu lebatnya hujan di kawasan hulu. Sehingga, debit air yang memasuki waduh juga bertambah. 

Perihal pembukaan seluruh pintu pelimpahan air waduk tersebut disampaikan dalam surat pemberitahuan Nomor 016.STH.00.01/ULPTA-KP/2018, yang ditandatangani Manager UL PLTA Muhammad Rusdi, yang diterbitkan Jumat, 7 Desember 2018. Seluruh pintu dibuka dengan ketinggian 50 centimeter. 

"Kita lakukan sejak pagi tadi, Jumat (7/12/2018) dari pukul 08.00 WIB. Ada 5 pintu pelimpah yang dibuka saat ini, ketinggian bukanya 50 cm," ungkap  Rusdi.

Sejauh ini, elevasi permukaan air di waduk PLTA Koto Panjang terpantau 84.55 mDPL (meter di atas permukaan air laut) dengan inflow 1.680 m3/detik, yang terdiri dari  outflow turbin 349 m3 per detik (3 unit x 38 MW) dan outflow pintu pelimpah (spillway gate) 403 m3 per detik.

Disebutkannya lagi, bahwa PLTA Koto Panjang akan menambah tinggi pintu pelimpah (spillway gate). "Pada Jumat (7/12/2018) ini, pukul 15.00 WIB  (interval 10 menit/pintu), akan dibuka lagi dengan ketinggian 80 centimeter untuk masing-masing 5 pintu pelimpah," tambahnya. 

Diterangkan Rusdi, dengan ditambahnya pembukaan pintu pelimpah dan tinggi buka, maka outflow pintu pelimpah (spillway gate) sebesar 559 m3 per detik dan ditambah outflow turbin sebesar 349 m3/detik (total outflow 908 m3/detik)

"Ini akan berdampak naiknya tinggi muka air sungai kampar antara 40 centimeter hingga 60 centimeter ari saat sekarang," terangnya. 

Karena itu, pihaknya mengingatkan masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sepanjang aliran Sungai Kampar untuk lebih berhati-hati. Khususnya dalam mengantisipasi hal-hal yang akan muncul akibat meningkatnya debit air Sungai Kampar. 

Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada semua lapisan masyarakat atas perhatian dan kerjasamanya. Langkah ini terpaksa dilakukan, guna menghindari hal-hal yang tak diinginkan, bila debit air di dalam waduk sudah jauh melebihi kapasitasnya. ***

NEWS24.CO.ID/RED/SIS/NOF