Sunday, 16 Dec 2018

Buntut Hubungan Masa Lalu, Ini Yang Terjadi Saat Donald Trump Duduk Berdampingan dengan 3 Presiden Amerika Serikat Lainnya

news24xx


Dari kiri: Donald Trump, Barack Obama, Bill Cllinton dan Jimmy Carter. Foto: int Dari kiri: Donald Trump, Barack Obama, Bill Cllinton dan Jimmy Carter. Foto: int

NEWS24.CO.ID - Menyaksikan beberapa Presiden Amerika Serikat duduk saling berdampingan, bisa dikatakan adalah sesuatu yang jarang terjadi. Sehingga bila momen ini terjadi, mereka tentu saja langsung menjadi sorotan.

Momen itu pula yang tampak, saat pemakaman Presiden ke-41 AS, George HW Bush, Rabu kemarin waktu setempat. Pemakaman itu digelar secara kenegaraan yang berlaku di AS.

Saat itu, ada empat Presiden AS yang hadir dan duduk berdampingan di barisan paling depan. Mereka adalah Presiden Donald Trump beserta istri Melanie, Barack Obama dan istri Michelle, Bill Clinton beserta istri Hillary serta Jimmy Carter.

Jumlah Presiden AS itu akhirnya bertambah menjadi 5 orang. Hal itu setelah George W Bush, putra sang mendiang, yang juga mantan presiden, tiba di lokasi acara.

Namun suasana antara Trump dan presiden para pendahulunya, tampak tegang. Tidak ada pembicaraan hangat tampak antara mereka. Sebenarnya, hal ini tidak terlalu mengherankan. Sebab jika dilihat dari riwayat hubungan, Trump memang memiliki jejak rekam yang tak mengenakkan.

Seperti dilansir dari viva.co.id, Presiden Donald Trump dan Ibu Negara Melania, adalah yang terakhir tiba. Sebelum duduk di deretan bangku terdepan, keduanya sempat berjabat tangan dengan pasangan Obama di sebelah mereka.

Michelle Obama tampak sopan saat menjabat tangan Trump. Namun kesan kaku saat menyapa Trump, sepertinya tak bisa disembunyikan.

Untuk diketahui, dalam sebuah wawancara yang digelar belum lama ini, Michelle mengatakan ia tidak akan pernah memaafkan satu tindakan Trump. Hal itu terkait pernyataan Trump yang menuduh Barack Obama tidak lahir di AS.

Sementara itu, Trump sama sekali tidak berjabatan tangan dengan Hillary Clinton, yang duduk berdampingan dengan Obama. Hillary tampak hanya menatap lurus ke depan. Tidak ada kontak mata antara dia dan mantan lawannya dalam Pilpres Amerika Serikat tersebut.
Namun Ibu Negara Melania Trump menjabat tangan Bill Clinton dan melambaikan tangan kepada Hillary Clinton, yang kemudian dibalas dengan anggukan kepala.

Pertemuan kali ini, sekaligus menjadi pertemuan Trump dan Hillary yang pertama, sejak Trump dilantik secara resmi sebagai Presiden AS.

Bila merunut ke belakang, lagi-lagi, hubungan Trump dengan Hillary juga sempat diwarnai masalah. Saat kampanye Pilpres AS tahun 2016 lalu, hubungan antara Trump dan Hillary sempat memanas.

Khususnya ketika Trump menyerukan agar Hillary dipenjara, karena menggunakan server email pribadi saat menjabat sebagai Menteri Luar Negeri.
"Kurung dia," menjadi seruan umum di acara-acara kampanye Trump waktu itu.

Hanya George W Bush yang berjabat tangan dengan semua Presiden AS yang duduk di barisan terdepan itu.

Meski antara Trump dan keluarga Bush memiliki hubungan tak baik dan tak saling suka, namun hal itu tampaknya dilupakan dalam momen itu.

Untuk diketahui, Donald Trump sempat mengolok-olok Jeb Bush`yang loyo`dan mencemooh kepresidenan George W Bush. Tapi pekan ini dia penuh puja-puji untuk Bush senior, dan mengirim salah satu jet kepresidenan yang ikonik untuk membawa peti jenazah dari Texas. ***

NEWS24.CO.ID/RED/SIS