Sunday, 16 Dec 2018

Jelang Libur Akhir Tahun, Maskapai Penerbangan Diminta Jaga Harga Tiket Pesawat Tetap Realistis

news24xx


IlustrasiIlustrasi

NEWS24.CO.ID - Kementerian Perhubungan menyerukan maskapai penerbangan untuk menjaga harga yang wajar untuk tiket pesawat selama libur Natal dan Tahun Baru. Permintaan ini datang pada saat pemerintah sudah menetapkan batas atas dan bawah untuk tiket pesawat.

"Kami mendesak agar mereka tidak menetapkan harga terlalu tinggi," kata sekretaris kementerian Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Nur Isnin di sini pada Rabu, 6 Desember.

Nur Isnin mengatakan bahwa Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sendiri mendesak agar tiket pesawat tetap 'realistis', mengingat perjalanan udara merupakan keharusan selama musim liburan Natal dan Tahun Baru.

"Harap jaga harga di antara batas maksimal dan minimal. Kami berharap tidak akan ada lonjakan permintaan yang dapat mendorong [maskapai] untuk mematok harga tiket pesawat terbang setinggi mungkin," katanya.

Pemerintah memproyeksikan bahwa lebih dari 6,5 juta orang akan melakukan perjalanan melalui udara selama liburan akhir tahun tahun ini, dan lebih dari 5,6 juta diharapkan menjadi penumpang domestik.

Industri penerbangan komersial menyiapkan lebih dari 8,9 juta kursi selama musim liburan ini; terdiri dari 7,56 juta kursi untuk penerbangan domestik dan 1,35 juta untuk rute internasional.

 

 

 

 

NEWS24.CO.ID/RED/DEV