Sunday, 16 Dec 2018

Terkuak, Ternyata Bahar bin Smith Punya Catatan Kriminal

news24xx


Bahar Bin Smith ditangkap usai sweeping cafe pada Juli 2012Bahar Bin Smith ditangkap usai sweeping cafe pada Juli 2012

NEWS24.CO.ID - Menurut catatan Tempo, ustadz Muhammad Bahar bin Smith memiliki catatan kriminal panjang pada tahun 2012 ketika dia ditangkap karena kepemilikan senjata yang ilegal. Dan Bahar saat ini terlibat dalam kasus dugaan pencemaran nama baik terhadap Presiden Joko "Jokowi" Widodo.

Enam tahun lalu, Bahar, 33 tahun, ditangkap karena memimpin sekelompok pemuda untuk merusak sebuah kafe yang terletak di Jl. Veteran Raya, Bintaro, Jakarta Selatan. Bahar adalah salah satu dari 23 orang yang disebut sebagai tersangka oleh polisi.

Bahar memimpin sebuah organisasi massa yang disebut Majelis Pembela Rasulullah (Majelis Pembela Rasulullah) pada 28 Juli 2012. Ada 62 orang ditangkap oleh polisi dalam serangan itu, yang akhirnya 23 dari mereka dijadikan sebagai tersangka, dua dari tersangka adalah anak di bawah umur.

Kepala Kepolisian Jakarta Selatan, AKBP. Imam Sugianto, menegaskan bahwa Bahar bin Smith memimpin massa dan dipersenjatai dengan pedang seperti katana. Namun, Bahar mempertahankan bahwa ia mempersenjatai diri sebagai langkah antisipatif untuk melindungi dirinya dari para penjaga yang mengamankan klub malam yang dirusaknya.

Kantor polisi yang sama juga menangkap Bahar bin Smith dalam serangan yang berbeda terhadap pengikut Ahmadiyah dua tahun sebelum kejadian di Jl. Veteran Raya.