Wednesday, 14 Nov 2018

Pemain Timnas U-19 Minta PSSI tak Putus Kontrak Indra Sjafri

news24xx


Indra Sjafri Indra Sjafri

NEWS24.CO.ID - JAKARTA- Sejumlah pemain timnas U-19 meminta PSSI tidak memutus kontrak pelatih Indra Sjafri. Mereka menilai, Indra Sjafri sebagai salah satu pelatih terbaik yang ada di Indonesia.


“Kalau menurut saya sebagai pemain, Indra Sjafri dipertahankan. Di sepakbola kan ada prosesnya. Kalau nanti diganti lagi, kita mulainya dari awal lagi,” ujar gelandang serang timnas U-19, Witan Sulaeman dikutip dari republika.co.id. 

Menurut Witan, coach Indra Sjafri terbukti mampu membentuk skuat Garuda Muda dengan baik. Meskipun ia belum mampu memberikan gelar bagi Indonesia, itu hanya soal waktu dan kesempatan saja.

Hal yang juga dilontarkan sang kapten, Nurhidayat Haris. Ia yakin dan optimis pelatih berusia 55 tahun itu  akan mampu mengembalikan reputasi gemilang timnas pada masa mendatang.

“Dia sosok pelatih yang ingin sepakbola Indonesia itu maju. Saya yakin masa depan timnaas U-19 akan semakin maju kalau beliau tetap menjadi pelatih kami,” ujar Hidayat.

Tak ketinggalan, bintang muda timnas U-19 Egi Maulana Vikry juga berharap PSSI tak memecat Indra Sjafri sebagai pelatih timnas U-19. Ia meminta PSSI tak hanya menjadikan target sebagai tolak ukur keberhasilan seorang pelatih. Pemain asal Medan ini mengatakn Indra Sjafri sudah memberikan yang terbaik dan memberikan pondasi dasar kemajuan sepakbola usia muda di Indonesia. 

Menurutnya, PSSI harus mempertahankan Indra Sjafri agar sepakbola muda Indonesia tak kembali memulai dari titik nol.

Untuk diketahui, kontrak kepelatihan Indra Sjafri tersisa setengah tahun lagi. Namun kebiasaan di federasi nasional, bila gagal memenuhi target, biasanya nasib seorang pelatih akan berujung pada pemutusan kontrak.

Indra Sjafri pernah merasakan situasi seperti itu. Pada November2017 lalu, PSSI pernah menghentikan statusnya sebagai pelatih, setelah Timnas Indonesia tampil buruk di babak kualifikasi Piala AFC U-19 2018 di Korea Selatan dan gagal meraih juara Piala AFF U-19 di Myanmar.

Namun saat menjadi tuan rumah Piala AFC U-19 2018 PSSI kembali menunjuknya sebagai pelatih pada awal tahun lalu. PSSI kembali memberikan target kepada Indra Sjafri agar membawa skuat garuda melaju ke semifinal Piala AFC agar melaju ke Piala Dunia U-20 2019. Tapi target tersebut pun gagal, Witan dkk kandas di babak perempatfinal usai ditakhlukkan Jepang di GBK dengan skor 2-0.

Kegagalan tersebut mencuat kembali kepada pemecatan. Padahal nama Indra punya reputasi yang bagus dan positif. Ia menjadi pelatih pertama Indonesia yang berhasil membawa garuda juara Piala AFF U-19 tahun 2013.

Di sisa masa kepelatihannya saat ini, Indra sudah tidak punya lagi gelaran timnas, puncaknya Oktober lalu ia membubarkan skuat timnas U-19 dan mengembalikan para pemainnya ke klub masing-masing.

Usai kegagalan target ke semifinal Piala AFC bulan lalu, Indra mengatakan kepada wartawan belum mengetahui rencana kariernya selepas melatih timnas. Namun ia berpesan kepada pemainnya agar tetap bersaing di klub masing-masing. ***

NEWS24.CO.ID/RED