Tuesday, 20 Nov 2018

Wakil Ketua DPRD Pertanyakan Uji Kelayakan Bagi Calon Wakil Gubernur Jakarta

news24xx


TriwisaksanaTriwisaksana

NEWS24.CO.ID - Wakil Ketua DPRD Jakarta dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Triwisaksana, mempertanyakan keputusan yang dibuat oleh partai Gerindra dan PKS mengenai uji kelayakan dan kepatutan untuk calon wakil gubernur.

Sani, panggilan akrab Triwisaksana, berpendapat tes itu akan memicu persepsi bahwa calon tidak siap dan layak untuk menjadi wakil gubernur Jakarta. "Kecuali tes untuk calon kepala perusahaan atau badan yang dimiliki daerah, tapi ini untuk wakil gubernur. Bagaimana bisa seorang wakil gubernur atau kepala daerah diuji terlebih dahulu [untuk menduduki jabatan]? ”Kata Sani di gedung DPRD di Jakarta, Rabu, 7 November.

Sani menilai uji kelayakan dan kepatutan menyiratkan bahwa calon yang diajukan oleh PKS tidak mampu memimpin ibu kota. Menurut Sani, Gerindra dan PKS seharusnya hanya membahas kandidat sebelum menyerahkan nama ke DPRD.

"Ketika Anies Baswedan dan Sandiaga Uno dinominasikan oleh PKS dan Gerindra, apakah ada fit and proper test? Jika Prabowo dan Sandiaga harus menjalani tes, itu berarti ada keraguan," kata Sani.

PKS dan Gerindra sebelumnya pada hari Senin, 5 November, mengadakan pertemuan di kantor Gerindra Jakarta di Kemayoran, Jakarta Pusat untuk membahas perselisihan tentang kursi kosong wakil gubernur. Pertemuan itu menyimpulkan bahwa calon yang akan diajukan hanya berasal dari kader PKS dan sebuah tim akan dibentuk untuk melakukan tes kelayakan dan kepatutan bagi para kandidat.

 

 

 

 

NEWS24.CO.ID/RED/DEV





Related News