Wednesday, 14 Nov 2018

Pertamina Alokasikan USD 2,5 Miliar Untuk Investasi Hulu Pada 2019

news24xx


Pertamina Pertamina

NEWS24.CO.ID - Perusahaan holding energi milik negara, Pertamina akan mengalokasikan setidaknya USD 2,5 miliar untuk mengembangkan sektor hulu tahun depan, meningkat 8 persen dari target investasi tahun ini sebesar USD 2,3 miliar, kata seorang pejabat perusahaan.

SVP Pertamina di hulu perencanaan strategis, portofolio dan evaluasi kepala Meidawati mengatakan baru-baru ini bahwa target investasi untuk 2019 adalah sejalan dengan target produksi minyak dan gas perusahaan untuk tahun depan.

“Target produksi hulu kami untuk 2019 adalah 414.000 bopd [barel minyak per hari] dan 2.944 mmscfd [juta kaki kubik standar per hari],” katanya saat seminar di Jakarta.

Target produksi minyak 2019 adalah 14.000 bopd lebih tinggi dari target tahun ini sebesar 400.000 bopd, sementara target produksi gas untuk 2019 adalah 2.944 mmscfd, 4,07 persen lebih rendah dari target tahun ini sebesar 3.069 mmscfd.

Meidawati mengatakan target produksi gas yang diturunkan adalah hasil dari penurunan reservoir struktur Musi di Medan Pendopo di Sumatera Selatan, yang berada di bawah operasi anak perusahaan Pertamina Hulu PT Pertamina EP (PEP).

“Kami telah melihat produksi gas yang lebih rendah di Blok Mahakam, tetapi produksi minyak kami akan meningkat pada 2019, berkat kenaikan produksi di Lapangan Banyu Urip dan juga anak perusahaan hulu kami yang lain,” katanya.

Hingga September, realisasi investasi 2018 telah mencapai sekitar USD 1 miliar dari target USD  2,3 miliar, sementara produksi minyak dan gas telah mencapai 384.000 bopd dan 3,060 mmscfd, 96 persen dan 99,7 persen, masing-masing, dari target setahun penuh.

 

 

 

 

NEWS24.CO.ID/RED/DEV