Tuesday, 20 Nov 2018

Pesan BNN Riau untuk Pecandu Narkoba: Kalau Malu ke BNN, Silakan Datangi Puskesmas

news24xx


AKBP Khaldun memberikan penjelasan kepada peserta sosialisasi bahaya narkoba yang digelar BNNP Riau di Puskesmas Senapelan, Pekanbaru. Foto: riandi AKBP Khaldun memberikan penjelasan kepada peserta sosialisasi bahaya narkoba yang digelar BNNP Riau di Puskesmas Senapelan, Pekanbaru. Foto: riandi

NEWS24.CO.ID - PEKANBARU- Hingga saat ini, jumlah masyarakat yang menjadi korban narkoba, terus bertambah secara signifikan. Pemerintah telah menyiapkan program rehabilitasi bagi mereka yang menjadi korban barang haram itu. Bila merasa sungkan mendatangi instansi terkait untuk rehabilitasi, dalam hal ini Badan Narkotika Nasional, korban narkoba bisa mendatangi Puskesmas. 

Karena saat ini, program rehabilitasi untuk korban yang terkena candu narkoba, juga telah tersedia di Puskesmas. 

Demikian diungkapkan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau yang diwakili Kabid Pemberantasan AKBP Haldun, saat Sosialisasi Pojok Konseling Adiksi (kecanduan atau ketergantungan) Narkoba. Kegiatan itu digelar Rabu (7/11/2018) bertempat di Puskesmas Senapelan Kota Pekanbaru di Jalan Jati.

Ikut hadir dalam kesempatan itu Kabid Rehabilitasi BNNP Riau, Riana Octaviyanti, Kabag TU Iwan Kurniawan, Kepala Puskesmas Senapelan Maidi Handoko dan tamu undangan lainnya. 

Menurut Haldun, Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pertolongan kepada pecandu-pecandu narkoba yang harus direhabilitasi.

"Di sini Puskemas merupakan contoh di Pekanbaru ini, yang menerima skrining dari keluarga yang pecandu, pemakai narkoba. Ini bagian dari BNN kalau orang kan sungkan ke BNN maka pergi ke Puskesmas," terangnya. 

Dari pantauan lapangan, kegiatan itu tampak disambut antusias para undangan. Mereka dengan serius menyimak penjelasan terkait rehabilitasi pecandu narkoba, yang disampaikan para pemateri. 

"Saya diundang oleh Puskesmas untuk ikut sosialisasi narkoba, ini bagus menurut saya, soalnya di tempat tinggal sudah lama banyak yang terkena narkoba," ungkap seorang tamu undangan yang ditemui di lokasi kegiatan. ***

NEWS24.CO.ID/RED