Tuesday, 20 Nov 2018

Antrian Kendaraan Tetap Panjang, Pengelola SPBU di Pekanbaru Akui Cuma Operasikan 2 Selang untuk Layani Premium

news24xx


antrian panjang sepeda motor di SPBU yang mengantri premium. Foto: int antrian panjang sepeda motor di SPBU yang mengantri premium. Foto: int

NEWS24.CO.ID - PEKANBARU- Antrian panjang kendaraan yang hendak membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium di SPBU Kota Pekanbaru, sudah lama terjadi. Terkait hal itu, pengelola SPBU mengakui mereka hanya mengoperasikan dua slang untuk melayani pembelian premium tersebut. 

Sedangkan untuk pasokan premium ke SPBU, untuk saat ini tidak pasti. Karena dalam satu minggu, terkadang pasokan dari Pertamina tersedia. Namun ada juga kalanya stok tidak ada, sehingga pihak SPBU pun tidak melayani pembelian premium oleh masyarakat Kota Pekanbaru. 

Diduga, dua faktor ini masih menjadi penyebab mengapa antrian kendaraan yang hendak membeli premium masih saja berlangsung. Bahkan tidak jarang antrian kendaraan memanjang hingga ke jalan raya. 

Seperti dituturkan salah seorang petugas pengawas SPBU di Pekanbaru, kebijakan untuk memberlakukan dua selang tersebut, sudah berlangsung sejak setahun belakangan ini. 

“Memang begitu kondisinya, hanya dua selang saja yang aktif, yang dioperasikan. Ini berlaku di seluruh SPBU di Pekanbaru,” terangnya, ketika dikonfirmasi Selasa (6/11/2018).

Sedangkan untuk pasokan premium ke SPBU, menurutnya tidak pasti. Namun secara umum, untuk SPBU di tempatnya bekerja masih bisa dikatakan lancar. Sedangkan di SPBU lain, ada yang pasokan premiumnya jarang tersedia.

“Untuk sekarang pasokan BBM masih lancar, cuma setiap minggunya kadang premium tersedia, kadang juga ada tidak tersedia,” ujarnya lagi.

Di SPBU tempatnya bekerja, biasanya pasokan premium dari Pertamina sebanyak 16.000 Kilo liter setiap kali datang. Namun itu juga tergantung dengan kondisi keuangan perusahaan. "Bisanya sebanyak itu, 16 ribu kilo liter. Tergantung finansial juga lah,” ujarnya.

Dengan kondisi yang terjadi saat ini, ia mengakui ada peningkatan penjualan BBM jenis lain, khususnya Pertalite. "Biasanya ada yang tak sabar antri premium, kemudian membeli Pertalite karena antriannya tak begitu panjang," tambahnya lagi.***

NEWS24.CO.ID/RED